Senin, 14 Januari 2019

Bukit Batu Jonggol: Tempat Wisata Seputaran Jakarta yang Unik

Bukit Batu Jonggol merupakan sebuah tempat wisata baru yang menarik yang terletak di desa Sukaharja, Sukamakmur, Bogor Jawa Barat. Kalau menurut saya lebih tepatnya dekat Depok. 


 Bukit Batu Jonggol
Menuju Puncak Bukit Batu Jonggol


Pada awalnya iseng-iseng menyusuri foto-foto di instagram hingga kemudian mata terperangkap pada sebuah pemandangan Sunrise yang sangat bagus. Lagipula tempanya berada tidak jauh dari Jakarta, alias cuman di Jonggol doang.  Nah insting bertualang pun langsung muncul, berhubung sudah lama tidak menikmati pemandangan alam karena terjebak dalam rutinitas kerja yang menyita banyak waktu.


Bukit Batu Jonggol; Jalur Tempuh, Harga Tiket Masuk dan Parkir.


Nah, pada awal Januari 2019 berhubung memulai perjalanan dari Jakarta, saya memutuskan untuk berjalan pada malam hari demi mengejar sunrise pada keesokan harinya. Berdasarkan berbagai info yang didapat kalo pada saat weekend, bukit batu sering dipadati orang maka pilihan yang terbaik adalah berjalan pada sabtu pagi menggunakan motor.

Jalan tempuh yang terbaik dari Jakarta adalah melewati jalan raya Bogor hingga melewati Depok. Kemudian sampai di Fly Over Cibinong yang ada pasarnya langsung belok ke kiri. Pagi itu dari Jakarta saya bersama pacar start jam 2 pagi berbekal panduan “Mbah Google Maps”.

Guys, jujur saja buat saya perjalan kali ini di tengah pagi-pagi buta benar-benar menguji adreanalin, jalan kearah sana memang sudah di aspal. Hanya saja medannya cuy….!!!! Sumpah kayak uji nyali, setelah tanjakan tajam langsung menukik tajam. Bagi yang terbiasa jalanan macet di Sudirman dan Gatot Soebroto tiba-tiba bertemu jalur ini langsung kelabakan. Bagi yang hendak kesana, perhatikan keadaan motor dengan sesama, pastikan rem berfungsi dengan baik.

Sesampai di tempat tujuan sekitar jam 4 pagi, kami langsung parkir dan untuk tarif parkirnya Rp. 20.000,-  per motor. Bukit Batu Jonggol sendiri selalu tebuka 24 Jam dan selalu ada yang stand by. Kami diarahkan untuk menuju Pos masuk yang terletak kira-kira 500an meter dari tempat parkir motor.

Di Pos masuk satu orang dikenai biaya Rp 15.000,- . Nah kemudian kami mulai melakukan penanjakan ke atas bukit batu Jonggol. Untuk tanjakan awal jalannya diterangi oleh lampu, walau demikian kami masih harus mengandalakan senter Hp sebagai penerangan.



Monyet di Bukit Batu Jonggol
Monyet di Bukit Batu Jonggol



Tempat Camping dan Latihan Bagi Pendaki Pemula.


Bagi orang yang belum pernah mencoba mendakit gunung, sangat disarankan untuk mencoba bukit batu Jonggol. Selain karena tempatnya tidak jauh dari Jakarta saat hendak mencapai puncaknya terdapat suatu tempat yang agak landai dan dipenuhi monyet hutan dan sangat cocok untuk tempah berkemah. Kebetulan saat kami sampai disana ada beberapa orang yang bermalam dan mendirikan kemah. Selain itu sudah ada beberapa orang yang telah berada di atas puncak.

Pemandangannya sangat bagus dengan tracking yang cukup lumayanlah. Namun karena pacar tidak pernah mendaki jadi kami berhenti sampai di tanjakan batu ekstrim pertama setelah tempat berkemah.  Setelah beristrirahat sejenak mengabil beberapa foto kamipun segera turun ke bawah dan beberapa kali kami berpapasan dengan beberapa orang yang ingin mendaki. Jangan lupa untuk menikmati sarapan atau sekedar “ngopi” di warung tepat di depan pos masuk

Bagi saya yang sejak kecil di Manggarai-Flores, bukit Batu Jonggol adalah hal yang biasa-biasa saja. Sejak kecil sering menghabiskan waktu di Poco Ndeki Kisol saat di Seminari, Poco Muntung Ruteng, bukit-bukit sekitaran Mukun dan Elar saat berlibur. Namun jalur dari Cibinong ke bukit batu Jonggol di pagi-pagi butalah yang benar-benar sangat menantang. 

Pada kesimpulannya tempat ini merupakan tempat yang bagus untuk sedikit melepas penat dari kemacetan Jakarta, selain trackingnya yang “Lumayan” jalurnya yang “Ekstrim” serta satu hal lagi yaitu “Keramahan” para petugas yang berjaga disana. Saya sangat terkesan dengan mereka.. 





Minggu, 23 Desember 2018

Rambut Gondrong: Sebuah Pandangan Hidup

Rambut Gondrong adalah sebuah istilah yang diberikan kepada pria yang memiliki rambut panjang lebih dari tengkuk. Di Indonesia sendiri sebagian besar pria yang memiliki “Rambut Gondrong” masih mendapat pandangan buruk dari sebagian besar orang.

Sangat menarik membahas mengenai Pria berambut gondrong. Awalnya saya membaca sebuah artikel “nyeleneh” dan cukup mengelitik  di Omongcoro.com berjudul “Empat Tujuan Gondrong yang Alamiah”. Artikel tersebut menggunakan gambar Mamang Slash guitaris Guns N’ Roses yang baru saja bertanjang di GBK.


Rambut Gondrong: Sebuah Pandangan Hidup
Credit @aquaman_ig
Contoh Pria Rambut Gondrong


Membahas Rambut Gondrong akan sama nasibnya dengan membahas mengenai Tato. Bagi yang memiliki keduanya atau salah satu dari antaranya (biasanya) akan mendapat cap yang buruk dari sebagian besar orang terlebih calon mertua.


Rambut Gondrong dalam Sejarah


Rambut gondrong memiliki sejarah yang cukup panjang. Mulai dari negara-negara di asia hingga di eropa. Di asia misalnya, jika anda sering menonton film kolosal asia atau membaca buku sejarah hampir semua pria memiliki rambut panjang. Atau simpelnya penggambaran Mahapatih Gajah Mada.

Bangsa Eropa juga kurang lebih sama, bangsa Viking “Para penjelajah Terkenal” para prianya memiliki rambut yang panjang dipadukan dengan jengot khas yang semakin mempertegas sisi maskulin seorang petarung.

Fashion yang berkembang kemudian secara bertahap mengkikis dan semakin membuat para pria mulai memangkas rambutnya. Selain karena alasan praktis, banyak pihak menilai bahwa memiliki rambut pendek lebih rapi. Hal ini semakin diamini ketika hampir semua lapangan pekerjaan dan institusi mewajibkan para karyawannya untuk memangkas pendek rambutnya.

Tidak ketinggalan dengan dunia pendidikan modern. Anak didik laki-laki diwajibkan memotong pendek rambutnya. Sebagian dari antara kita pasti kurang lebih pernah dipangkas rambutnya oleh guru dikelas karena termasuk dalam kategori “Gondrong”.


Sebuah Pesan Pemberontakan dan Kreatifitas


Sekitar tahun 70an seiring berkembangnya musik metal dan hard rock, gaya rambut gondrong pun mulai bermunculan ke permukaan. Sebut saja para personel Guns N’ Roses dan sebangsanya.  Rambut gondrong pun dinilai erat kaitannya dengan musik rock.

Namun beberapa waktu belakangan tren rambut gondrong semakin muncul ke permukann. Dan dinilai sebagai sebuah simbol kreatifitas dan perlawanan terhadap sifat “kebuntuan dan Kekakuan” yang ditanamkan baik melalui dunia pendidikan sejak kecil maupun oleh lingkungan yang secara perlahan mematikan “kreatifitas”. Begitu pula halnya dengan Tatto, dua hal yang biasanya dipadukan, walaupun tidak semua pria berambut gondrong memiliki Tatto begitupun sebaliknya.

Sah-sah saja seorang pria memilih untuk memanjangkan rambutnya. Asal selalu terlihat rapi dan bersih. Toh rambut gondrong seorang pria  maskulin, berani, kreatif dan tangguh. Tentunya masing-masing orang memiliki alasan mengapa dia memilih untuk memanjangkan rambutnya. Sebagai seorang yang benar-benar pria izinkanlah saya bertanya; Apakah anda tertarik berambut gondrong?

Minggu, 11 November 2018

Alternatif Dropbox untuk Windows XP



Nah kali ini saya akan membagikan sebuah panduan sederhana mengenai penganti dropbox untuk windows XP, atau bahasa Manggarainya “Alternative Dropbox for Windows XP”, hehhehe. Jujur saja dropbox merupakan salah satu cloud storage yang paling banyak digunakan oleh masyarakat pengguna internet.


Keunggulan Cloud Storage Dropbox


Dropbox memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan cloud storage lainnya. Selain karena kapasitas gratis yang cukup besar, dropbox juga tergolong salah satu program yang “ringan” dijalankan di PC atau laptop. Cara menginstalnya pun mudah dan juga dapat terintregasi dengan account google.

Dengan berkembanganya teknologi smartphone dropbox pun semakin dipakai karena sangat mudah untuk ditemukan baik di Playstore maupun di IOS. Selain itu Dropbox juga tidak termasuk “program Revel” karena tidak memakan banyak kapsitas RAM.

Salah satu fitur Dropbox yang paling sering digunakan adalah fitur Folder dan File Sharing. Khusus mengenai fitur ini ada yang bersifat terbatas hanya untuk beberapa orang yang dituju (yang juga memiliki akun dropbox) atau pun juga bersifas bebas, tinggal seseorang mengirimkan url atau link donwload dropbox tersebut.


Pengganti Dropbox untuk Windows XP


Nah, inilah kendala yang beberapa waktu lalu saya sendiri hadapi. Saya menggunakan dropbox untuk transfer data antara beberapa komputer di beberapa tempat. Jumlahnya sendiri mencapai 40an komputer. Selama beberapa waktu saya sendiri merasa sangat terbantu dengan fitur folder sharing ini.

Sekitar dua tahun belakangan semenjak Microsoft menghentikan dukungannya untuk semua pengguna Windows XP terjadi begitu banyak perubahan. Dropbox pun mengeluarkan kebijakan yang sama yaitu menghentikan dukungannya untuk pengguna dropbox di Windows XP. Alhasil saya sendiri “hampir” depresi berat berhubung semua komputer yang dipakai untuk transfer file adalah Microsoft XP !!  Bukan apa-apa selain karena memang semua komputer memiliki spesifikasi yang rendah dan rata-rata komputer jadul (RAM 1 GB dan DDR 2). Penggunaannya juga hanya untuk MS Word dan sebuah program sederhana. Mau tidak mau harus menggunakan Windows XP yang spesifikasinya cukup untuk hardware dengan spesifikasi segitu.

Setelah kegalaulan yang cukup lama, searching sana-sini dan mencoba beberapa cloud storage, saya belum dapat menemukan program cloud storage yang “setara” dengan Dropbox. Beberapa waktu lalu setelah utak-utik sana-sini akhirnya saya menemukan program cloud storage yang dapat digunakan di Operation System Windows XP dan juga “Ringan” serta memiliki fitur file sharing seperti Dropbox.

Program pengganti ini bernama Sync, atau kurang lebih merupakan singkatan dari Syncronize/sinkronisasi. Alamatnya sendiri di www.sync.com. Programnya kecil dan dapat diinstal persis seperti dropbox dan merupakan program penganti dropbox untuk Windows XP.


Cara Instalasi



Alternative Dropbox for Windows XP

1. Masuk ke Browser kemudian menuju ke websitenya www.sync.com.


Alternative Dropbox for Windows XP

2. Sign Up Menggunakan Email anda kemudian setting Password untuk akun Sync anda.


Alternative Dropbox for Windows XP

3. Kemudian kita akan diarahkan ke halaman untuk mendownload program. Programnya sendiri sangat kecil. 

Alternative Dropbox for Windows XP


4. Kemudian masuk ke email anda untuk keperluan verifikasi email. Klik Veryfy Email.


Alternative Dropbox for Windows XP

5. Setelah "Verify Email", anda akan diarahkan ke halaman login. Kemudian login menggunakan email dan password yang tadi telah di setting.


Alternative Dropbox for Windows XP

6. Setelah berhasil masuk, anda akan dibawa ke halaman utama. Jika anda pernah menggunakan dropbox sebelumnya pasti anda akan akrab dengan settinggan ini. Anda dapat segera membuat folder atau file di halaman ini.


Setting Sharing Folder/ File



Alternative Dropbox for Windows XP

Di sebelah kanan file atau folder terdapat settingan untuk sharing. Dibagian ini anda dapat sharing file atau folder ke akun sync yang lain. Atau jika anda menggunakan satu akun anda dapat menginstal program tersebut di komputer/PC lain.

Program yang tadi telah di download, tinggal diinstal di komputer anda. Sama halnya dengan Dropbox, ikon kecil di sebelah kanan bawah yang menjadi indikator kemajuan dan "aktif"nya program ini.  Sekian sharing dari saya semoga bermanfaat.

Selasa, 06 November 2018

Cara Mengatasi the remote device won't accept the connection

Cara Mengatasi the remote device won't accept the connection







Nah tulisan ini sekedar sharing pengalaman pribadi ketika komputer saya sama sekali tidak bisa dipakai untuk browsing. Saya sendiri mengunakan Operation System Windows 7. Untuk indikator wifi terlihat konek tak ada masalah, sedangkan untuk browsing sama sekali tidak bisa.

Teamwiewer bisa dipakai dengan baik dan lancar-lancar saja. Namun browser dan dropbox sama sekali tidak bisa digunakan. Ada apa gerangan? Setelah dikutak-kutik sana-sini ternyata baru ditemukan solusinya. 

Di handphone internet dapat diakses dengan lancar-lancar saja, namun tidak bisa di laptop. Saya coba cek menggunakan Windows Network Diagnosis baru kemudian muncul notifikasi the remote device won't accept the connection. Beberapa cara dilakukan dan yang terakhir berhasil.


Notifikasi  the remote device won't accept the connection


Notifikasi the remote device won't accept the connection dapat terjadi tidak hanya di Windows 7 namun dapat juga terjadi baik di Windows XP, Windows 8, Windows Vista maupun Windows 10. Karena itu saya akan membagikan sedikit cara yang saya lakukan untuk mengatasi the remote device won t accept the connection.

Cara ini dapat juga diterapkan di semua sistem operasi Windows semisal Windows XP, Windows Vista, dan Windows 10. Karena pada dasarnya hal yang dihadapi adalah sama; Memperbaiki komputer yang tidak bisa terkoneksi ke Internet.


Memperbaiki the remote device won't accept the connection



the remote device won't accept the connection

1. Bukalah Browser, disini saya menggunakan browser Google Chrome. Namun anda juga dapat menggunakan browser yang lainnya. Namun agar tidak bingung gunakan Google Chrome. Klik di sebelah kanan atas dan bukalah menu "Settings".


the remote device won't accept the connection


2. Terus Scroll ke bagian bawah hingga menemukan menu "Advanced". Kemudian di Klik




3.  Terus scroll ke bawah dan klik menu "Open Proxy Settings" dan kemudian di klik.


the remote device won't accept the connection


4. Kemudian akan muncul sebuah Jendela Pop Up "Internet Options". Pilih bilah "Connections". kemudian klik "LAN Settings". 


the remote device won't accept the connection

5. Perhatikan pada menu "Proxy Settings" hilangkan tanda centang pada tulisan "Use a Proxy server for your LAN" dan "Bypass Proxy server for local adressess".


the remote device won't accept the connection

 6. Centang di bagian "Automatically detect settings". Kemudian klik "Ok" untuk menutup kedua jendela tadi.

the remote device won't accept the connection

7. Coba browsing sebuah website, dan tadaaa... akhirnya bisa dibuka.


Nah kurang lebih demikan caranya. Hal ini cukup dilakukan satu kali saja dan tidak perlu dilakukan di browser lainnya karena secara otomatis di browser lain sudah dapat digunakan untuk browsing internet.

Cara diatas adalah salah satu cara yang dapat digunakan. Jika memang masih terdapat kendala cobalah untuk mematikan atau menonaktifkan firewall. Setelahnya anda dapat mencoba mengakses kembali internet. 

Sabtu, 27 Oktober 2018

Petani Kopi Manggarai Menghadapi Free Trade

Senang dan bahagia rasanya membaca sebuah artikel di travelkompas.com yang diterbitkan pada tanggal 25 Oktober 2018. Di dalam artikel tersebut memberitakan mengenai kesuksesan yang diraih oleh  kopi Manggarai dalam  AVPA Grourment Product di Paris – Prancis pada tanggal 23 Oktober 2018 yang dibawa oleh “Kopiku Tanah Air Kita – Papaku Manggarai". Dalam arti bahwa kualitas kopi Manggarai semakin meningkat ke level Internasional dan semakin diakui dunia. Hal ini semakin memantapkan posisi “Kopi Manggarai” ke tengah pasar dunia. 



Petani Kopi Manggarai Menghadapi Free Trade
Kopi Manggarai
Credit Image @cerocoffee


Terpisah dari semuanya mari kita sedikit menilik mengenai “Kesejahteraan” dari para Petani penghasil Kopi Level Internasional. Sebebelumnya saya sendiri pernah menulis mengenai Kopi Colol yang disepelekan Perintah Local Namun Go Internasional. Untuk meningkatkan kesejahteraan petani “Fair Trade Coffee” merupakan salah satu pilihan yang terbaik yang dapat diambil untuk meningkatkan kesejahteraan para petani kopi. Namun Petani Kopi Manggarai sendiri tidak boleh menutup mata akan kenyataan pasar bebas (Free Trade).



Konsep Free Trade 


Free Trade atau lebih dikenal dengan akses perdagangan bebas dapat diterjemahkan dengan perjanjian bilateral (dua negara) atau Multilateral (beberapa negara) yang membuka kesempatan ekport dan import antar negara dengan persyaratan yang ringan.

Pemerintah tidak melakukan diskirminasi terhadap import maupun eksport. Menurut Kenichi Ohmae Free Trade (Pasar Bebas) dapat diartikan sebagai sebuah kebebasan yang terjadi dalam empat faktor utama: Kebebasan bergerak atau perpindahan modal, orang barang dan kemerdekaan dalam membuka usaha di negara lain tanpa adanya diskriminasi (Ohmae, 2005). Globalisasi merupakan salah satu hal yang mendorong terjadinya Free Trade (Pasar Bebas). Salah satu contoh Free Trade adalah MEA.

MEA atau dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean atau ASEAN Economic Community (AEC) merupakan salah satu bentuk Free Trade antara Negara-negara di ASEAN. Salah satu tujuan utama MEA adalah mengurangi kesenjangan di antara negara-negara ASEAN. Kerjasama MEA ini telah didengungkan selama beberapa dekade terakhir dan menjadi salah satu hal yang cukup menakutkan bagi sebagian pelaku usaha. Bukan apa-apa ketakutan akan kalah bersaing benar-benar menghantui para pelaku usaha.


Ekport Kopi Indonesia


Kopi sendiri merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia dari sektor perkebunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2012), komoditi kopi merupakan komoditi hasil perkebunan yang memiliki nilai ekspor (FOB) kedua tertinggi setelah komoditi karet, dengan nilai ekspor sebesar 1.04 milyar US$ pada tahun 2011 dan 737 juta US$ pada tahun 2012. Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen terbesar kopi dunia. Berdasarkan data International Coffee Organization (ICO), Indonesia menempati urutan ketiga sebagai produsen kopi dunia setelah Brazil dan Vietnam dengan nilai total produksi tahun 2013 sebesar 700 020 ton, dengan komposisi produksi sekitar 80 persen jenis robusta dan 20 persen jenis arabika (ICO, 2014).

Dalam perdagangan kopi Indonesia, kebanyakan negara-negara ASEAN bukanlah negara tujuan ekspor utama kopi Indonesia. Pada tahun 2012, nilai ekspor kopi ke Amerika Serikat tercatat sebesar 331 juta US$, selanjutnya Jepang sebesar 145 juta US$ dan Jerman 117 juta US$, sedangkan di pasar ASEAN sendiri nilai ekspor terbesar hanya sebesar 70 juta US$ dan 32 juta US$, yaitu ekspor ke Malaysia dan Singapura (UNCOMTRADE, 2014). Namun, dengan jumlah penduduk yang besar dan tren konsumsi kopi yang terus meningkat, peluang pasar kopi di ASEAN adalah sesuatu yang potensial.


Kopi Manggarai


Bagaiman dengan para Petani kopi Manggarai? Apakah peluang dan juga hambatan yang dihadapi? Akan ada beberapa peluang yang sedapatnya diambil oleh para petani Manggarai. Dengan adanya Fair Trade khusunya MEA membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi para Petani kopi agar dapat membuka peluang pasar negara-negara ASEAN. Selain itu juga para pembeli dan distributor yang melirik bukan hanya dari dalam negeri melainkan dari negara-negara lain akan dengan lebih mudah mendapatkan akses ke para petani kopi.

Data Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Timur, luas lahan kebun kopi tahun 2010 tercatat 16.997 hektar dengan produksi 5.289 ton. Sedangkan untuk kabupaten Manggarai sendiri areal kopi arabika tahun 2010 seluas 2.767,63 hektar, dengan tingkat produktivitas 367,53 kilogram per hektar. Tanaman kopi robusta seluas 4.261,65 hektar dengan produktivitas 353,89 kilogram per hektar. Sementara di Ngada yang total luas areal kebun kopinya hanya sekitar 2.883 hektar dengan produksi 2.242 ton (2009) justru tingkat produktivitasnya lebih tinggi, yaitu 777,80 kilogram per hektar. Bahkan beberapa pengekpor kopi  mengakui bahwa komposisi kopi bajawa lebih besar daripada kopi bajawa untuk memenuhi permintaan ekport kopi yang besar (Kompas travel: dalam artikel berjudul "Kopi Manggarai yang Merana")

Namun bukannya tanpa hambatan, para petani kopi Manggarai dituntut agar meningkatkan kualitas produksi sesuai dengan standart pasar. Hal ini merupakan sesuatu yang lumrah dalam dunia perdagangan. Masih banyak “Pekerjaan Rumah” yang harus dibenahi semua pihak agar Kopi Manggarai sanggup bersaing dengan lebih “tajam”. Pemerintah daerah dituntut untuk menciptakan iklim produksi kopi yang sehat. Para petani sendiri dituntut untuk meningkatkan pengentahunannya di bidang Kopi serta pengetahuan dan pemahaman yang mumpuni mengenai pergerakan pasar kopi di kawasan ASEAN sendiri maupupun di dunia Internasional. 


Sumber Referensi:

https://travel.kompas.com/read/2011/04/21/05331345/kopi.manggarai.yang.merana

https://travel.kompas.com/read/2018/10/25/065000027/23-kopi-indonesia-menang-penghargaan-di-paris

Jumat, 09 Februari 2018

Sisi Positif Mobile Legends

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi informasi dan kecanggihan teknologi benar-benar mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan manusia.  Anak-anak Manggarai saat ini lebih mengenal permainan playstation daripada permainan ceka roket, labar ban, main laher, ataupun permainan legendaries favorit sewaktu kecil “Tusuk Kebok”.

Sekalipun masuk ke dalam kategori generasi 90an bukan berarti kita hanya melihat sisi negatif dari permainan online.  Permainan online (game Online) juga punya banyak sisi positifnya.  Ada beberapa sisi positif atau manfaat dari game online terutama MOBA  yang adalah singkatan dari Multiplayer Online Batle Arena  semisal Mobile Legends.  



Motang Rua
Motang Rua




Dalam beberapa kali Match Up game Mobile Legends secara tidak sengaja bertemu dengan sesama orang Manggarai. Biasanya mereka langsung mulai dengan pertanyaan "Dari Manggarai ya Bang?" Melihat nickname "Motang Rua".  Nah kali ini saya akan membagikan sisi positif dari sebuah permainan yang melegenda ini.


Ada beberapa sisi positif atau manfaat bermain  game Mobile Legends


1. Melatih Kekompakan dan Kerjasama Tim

Secanggih dan sehebat apapun seseorang jika anggota Timnya tidak kompak atau egois maka kemungkinan besar timnya akan kalah.  Hal ini melatih kita untuk saling membantu dan saling mendukung. Dalam Mobile Legends terutama dalam level Ranked dimulai sejak memilih hero yang akan dimainkan.


2. Menambah Pertemanan

Bagi yang sering bermain Mobile Legends atau game online lainnya hal ini adalah hal yang menarik. Di dalam mobile legends seseorang dihargai bukan karena jabatan, usia atau pangkatnya melainkan karena kemampuannya dalam bertanding ini adalah sesuatu yang fair.

Tak jarang hal ini menciptakan pertemanan yang berujung pada “Kopdar”. Karena  dalam game online kita menemukan teman yang kompak


3. Mengasah Ketajaman Berpikir

Nah, didalam Mobile Legends seseorang dituntut untuk menganalisa keseluruhan situasi. Seorang Player harus dengan jeli memilih hero dan menentukan langkah apa yang harus diambil.

Player Mobile Legends yang baik tentu saja akan melihat siapa saja anggota timnya, berapa level dan seperti apa skillnya, menganalisa hero lawan, melihat dan menganalisis jalannya pertandingan serta memberikan support kepada teman satu tim. 


4. Menambah Hoby yang Positif

Sejauh yang saya alami mobile legends memberikan efek yang unik.  Kadang pembicaraan tentang Mobile Legends lebih ampuh untuk memecah kebekuan suasana saat meeting dengan supplier.  Dalam beberapa kali penggalaman kadang ada beberapa anak muda yang sengaja merapat untuk “Mabar” .

Ini lebih positif untuk melepas jenuh di kantor atau di kampus tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Beberapa teman “Mabar” adalah anak-anak muda yang biasanya balapan. Kini mereka lebih asik dengan mobile legends wkwkwkwk

Yah kurang lebih demikian sedikit share penggalaman menghabiskan waktu luang dengan Mobile Legends. Walaupun bukan seorang yang sangat ahli namun ada kepuasan tersendiri yang didapat ketika memenangkan sebuah battle.  

Suatu kebanggaan tersendiri juga ketika menggunakan nama “Motang Rua” sebagai nickname untuk akun Mobile Legends. Setidaknya orang di luar Manggarai tahu bahwa pernah ada dan pernah hidup seseorang bernama “Motang Rua”.

Kamis, 04 Januari 2018

Kumpulan Doa Bahasa Manggarai

Tentu kita memahami bahwa Gereja Katolik sangat menghormati dan menghargai dan menghormati kekayaan budaya masing-masing daerah. Gereja Katolik dalam berbagai dokumen Ajaran sosial Gerejanya menjelaskan mengenai bagaimana Inkulturasi diterapkan dan dihayati. Mengapa kita perlu memahami mengenai Inkulturasi terlebih dahulu? Hal ini sangat diperlukan agar kita bisa menjawab pertanyaan mengapa doa-doa resmi Gereja Katolik dapat menggunakan bahasa Daerah.


Kumpulan Doa Bahasa Manggarai
Gereja Katedral Ruteng
Credit: @yolandsukardan08


Kita tentu mengenal berbagai kalimat yang menyertai kata “inkulturasi” ini. Ada istilah indonesianisasi, indigenisasi (dari bahasa Latin indigena = pribumi), evangelisasi, implantasi, adaptasi, akomodasi, kontekstualisasi. Istilah inkulturasi secara khusus berasal dari lingkungan teologi misi. Istilah inkulturasi ini kemudian lebih dipopulerkan oleh Joseph Mason, yang adalah seorang misiolog dari Belgia, pada tahun 19595. Kata “inkulturasi” berhubungan atau berkaitan erat dengan kosakata antropologi: enkulturasi (yang kurang lebih berarti penyesuaian seseorang ke dalam suatu budaya tertentu) dan akkulturasi (Yang berati pertemuan antar budaya dan penerimaan unsur-unsur budaya dari suatu budaya asing).

Istilah inkulturasi semula lebih digunakan dalam khazanah diskusi teologis, kemudian digunakan dalam dokumen para Jesuit pada Kongregasi Jendral pada tahun 1974/1975. Baru kemudian pada sinode para Uskup yang jatuh pada tahun 1977 istilah inkulturasi kemudian diterima dan digunakan  secara umum dalam suatu dokumen resmi Gereja . Kemudian Sri Paus Yohanes Paulus II biasa menggunakan istilah inkulturasi ini dalam beberapa ajaran yang dikeluarkannya). Hingga saat ini istilah inkulturasi sudah menjadi kosakata yang umum dan diterima di mana-mana secara khusus dalam Gereja Katolik.



Makna Inkulturasi


Problematik inkulturasi seperti diungkapkan di atas memerlukan suatu penjernihan pengertian. Dapat dikatakan bahwa pengertian inkulturasi bukan hanya sekerdar: Bolehkah pastor menggunakan  Surjan dan juga Blangkon (pakaian adat Jawa) dengan dikalungi stola pada saat memimpin Ekaristi? Inkulturasi bukan hanya sekedar bolehkah menggambar Yesus dan para Rasul ala orang Flores Manggarai? Inkulturasi juga bukan sekedar membangun gedung gereja ala adat Manggarai (Mbaru Gendang). Inkulturasi juga bukan sekedar masalah penggunaan istilah daerah  untuk perbendaharaan istilah iman Gereja Katolik, misalnya: Mori Kraeng, Mori Jari Dedek.

Pengertian inkulturasi bukan hanya untuk menunjuk persoalan bagaimana mengungkapkan iman kristiani, yang kita warisi dari iman para Rasul hingga sejarah Gereja selanjutnya, ke dalam budaya, bahasa dan seluruh cara kehidupan orang setempat atau lokal. Lalu seperti apa inkulturasi harus dimengerti? Sebaiknya kita memahami inkulturasi sebagai suatu  proses yang terus menerus, dalam mana Injil diungkapkan ke dalam suatu situasi sosio-politis dan religius-kultural dan sekaligus Injil itu menjadi daya dan kekuatan yang mengubah dan mentransformasikan situasi tersebut dan kehidupan orang-orang setempat



Doa-Doa Dalam Bahasa Manggarai


Ada beberapa doa-doa dasar Gereja Katolik seperti doa Bapa Kami, Doa Salam Maria, Doa Kemuliaan dan juga Doa Aku Percaya.  Doa-doa dasar ini adalah sesuatu yang wajib diingat, dipahami dan dihayati oleh semua orang Katolik.


Tanda Panggol (Tanda Salib)

Le Ngasang de Ema, agu de Anak, agu de Nai Nggeluk. Amèn.


Yo, Ema Dami (Doa Bapa Kami)


Yo, Ema dami ata ka’èng onè Surga, Nggeluk koè lata ngasang Ditè Mori, 
Cai koè prènta Ditè Mori,  Jari koè ngoèng Dite Mori, Onè lino nèho onè Surga


Mosè dami leso-leso,  Tèing koè ami leso ho’o
Ampong koe’s ndèkok dami,  Nèho ami ampong ata pandè sala agu ami
Agu Nèka dadè ami ngger onè damang,  Maig tadang koès sanggèd daat. Amèn



Tabe-o Maria (Doa Salam Maria)

Tabe o Maria ata penong le widang Nggeluk, Mori Kraèng agu Itè
Itè kali cèwè don berkak onè inèwai, Agu berkak Mori Yèsus wua tuka ditè

Maria Nggeluk, endè’d Mori Kraèng, Ngaji koè latang te ami ata ndekok
Te hoon, agu du ami turung matag’m. Amèn



Aku Imbi (Doa Aku Percaya)

Aku imbi Mori Keraèng Ema pu’un kuasa,
Ata poli dèdèk Surga agu tana lino
Agu hi Yesus Kristus, Anak Lèca Diha, Mori ditè
Hi Maria Ata Molas, poli dè’i le Nai Nggeluk
Agu hia poli loas Mori Yèsus,
Ata poli ta’ong susa lètè Ponsius Pilatus
Poli pèpèk lata du Haju Panggol
Poli mata agu poli boak

Ata poli wa’u ngger wa osang batè gèrèng, Agu leso te telun poli mosè kolèn
Ata poli hendeng ngger èta Surga
Agu lonto du racap wanang de Mori Keraèng Ema pu’un kuasa

Mai nitu main tai
Hia kudut betè bicar data mosè agu data mata
Aku imbi Nai Nggeluk, Gereja Katolik Nggeluk, Neki data Nggeluk
Ampong’s ndèkok, to’o kolè taungs ata mata tai
Agu mosè tèdèng lèn. Amèn


Naringkoe Lata Ema (Doa Kemuliaan)
Naringkoè lata Ema, agu Anak, agu Nai Nggeluk
Neho du wangkan, nenggitu te ho’on, nenggitu kèta kin, agu tèdèng lèn. Amèn