Minggu, 23 Desember 2018

Rambut Gondrong: Sebuah Pandangan Hidup

Rambut Gondrong adalah sebuah istilah yang diberikan kepada pria yang memiliki rambut panjang lebih dari tengkuk. Di Indonesia sendiri sebagian besar pria yang memiliki “Rambut Gondrong” masih mendapat pandangan buruk dari sebagian besar orang.

Sangat menarik membahas mengenai Pria berambut gondrong. Awalnya saya membaca sebuah artikel “nyeleneh” dan cukup mengelitik  di Omongcoro.com berjudul “Empat Tujuan Gondrong yang Alamiah”. Artikel tersebut menggunakan gambar Mamang Slash guitaris Guns N’ Roses yang baru saja bertanjang di GBK.


Rambut Gondrong: Sebuah Pandangan Hidup
Credit @aquaman_ig
Contoh Pria Rambut Gondrong


Membahas Rambut Gondrong akan sama nasibnya dengan membahas mengenai Tato. Bagi yang memiliki keduanya atau salah satu dari antaranya (biasanya) akan mendapat cap yang buruk dari sebagian besar orang terlebih calon mertua.


Rambut Gondrong dalam Sejarah


Rambut gondrong memiliki sejarah yang cukup panjang. Mulai dari negara-negara di asia hingga di eropa. Di asia misalnya, jika anda sering menonton film kolosal asia atau membaca buku sejarah hampir semua pria memiliki rambut panjang. Atau simpelnya penggambaran Mahapatih Gajah Mada.

Bangsa Eropa juga kurang lebih sama, bangsa Viking “Para penjelajah Terkenal” para prianya memiliki rambut yang panjang dipadukan dengan jengot khas yang semakin mempertegas sisi maskulin seorang petarung.

Fashion yang berkembang kemudian secara bertahap mengkikis dan semakin membuat para pria mulai memangkas rambutnya. Selain karena alasan praktis, banyak pihak menilai bahwa memiliki rambut pendek lebih rapi. Hal ini semakin diamini ketika hampir semua lapangan pekerjaan dan institusi mewajibkan para karyawannya untuk memangkas pendek rambutnya.

Tidak ketinggalan dengan dunia pendidikan modern. Anak didik laki-laki diwajibkan memotong pendek rambutnya. Sebagian dari antara kita pasti kurang lebih pernah dipangkas rambutnya oleh guru dikelas karena termasuk dalam kategori “Gondrong”.


Sebuah Pesan Pemberontakan dan Kreatifitas


Sekitar tahun 70an seiring berkembangnya musik metal dan hard rock, gaya rambut gondrong pun mulai bermunculan ke permukaan. Sebut saja para personel Guns N’ Roses dan sebangsanya.  Rambut gondrong pun dinilai erat kaitannya dengan musik rock.

Namun beberapa waktu belakangan tren rambut gondrong semakin muncul ke permukann. Dan dinilai sebagai sebuah simbol kreatifitas dan perlawanan terhadap sifat “kebuntuan dan Kekakuan” yang ditanamkan baik melalui dunia pendidikan sejak kecil maupun oleh lingkungan yang secara perlahan mematikan “kreatifitas”. Begitu pula halnya dengan Tatto, dua hal yang biasanya dipadukan, walaupun tidak semua pria berambut gondrong memiliki Tatto begitupun sebaliknya.

Sah-sah saja seorang pria memilih untuk memanjangkan rambutnya. Asal selalu terlihat rapi dan bersih. Toh rambut gondrong seorang pria  maskulin, berani, kreatif dan tangguh. Tentunya masing-masing orang memiliki alasan mengapa dia memilih untuk memanjangkan rambutnya. Sebagai seorang yang benar-benar pria izinkanlah saya bertanya; Apakah anda tertarik berambut gondrong?


EmoticonEmoticon