Selasa, 28 April 2020

Keunikan Tempat Wisata Di India

Kebanyakan orang membayangkan India adalah Negara dengan kota yang tidak tertata rapi, jorok, bau, miskin, lalu lintas ruwet dan parahnya: kotoran sapi ada di mana-mana. Karena itu minat wisatawan untuk berlibur ke negeri itu bisa dibilang sedikit. Namun, sebenarnya India juga menyimpan banyak keindahan walaupun minim. Karena itu daripada membahas keindahannya, lebih baik kita lihat India dari segi keunikannya.


Keunikan Tempat Wisata Di India
Seorang Gadis India di Depan Patung Ganesha


Hal yang Harus Diketahui Saat Berada di India


Meski perekonomian India diberitakan berkembang pesat tetapi kesan kumuh dan semrawut telah melekat padanya. Dan mungkin karena terlalu banyak penduduknya, maka di mana-mana terlihat manusia. Negara yang termasuk di benua Asia ini memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di dunia, dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa, dan negara terbesar ketujuh berdasarkan wilayah geografis. 

Negara dengan sistem demokrasi liberal terbesar di dunia ini muncul sebagai kekuatan regional yang penting, dmgan kekuatan militer, dan memiliki kemampuan senjata nuklir. Mayoritas atau sekitar 80% lebih penduduk India beragama Hindu, dan agama terbesar kedua adalah Islam.

Bahasa yang digunakan di India adalah Inggris dan Hindi. Etnisnya Indo-Aryan dan Dravidian. Mata uang yang berlaku di India adalah rupee. Untuk kurs-nya, 1 rupee setara dengan Rp 200.

Standar hidup di India cukup murah, tidak .beda jauh dengan Indonesia. Karena itu banyak backpackers yang tertarik untuk bertualang di negeri ini. Jika Anda mencari tempat penginapan yang murah, Anda bisa memilih bermalam di guesthouse ketimbang di hotel. menginap di guesthouse, harga paling rendah adalah 300 rupee atau sekitar Rp 60 ribu. 

Baca Juga:


Biasanya, ini adalah kamar single atau doublé standard yang tidak dilengkapi penyejuk udara. Untuk mendapatkan standar kamar di guesthouse yang lebih baik, harganya biasanya di atas 450 rupee atau sekitar Rp 90 ribu. Sedangkan untuk penginapan di hotel, biaya yang dikenakan bisa dalam bentuk rupee atau dolar Amerika Serikat.


Keunikan Tempat Wisata Di India
Pemandangan di salah satu sudut India


Di Hotel Bombay Orient, misalnya, harga kamar dipatok mulai 450 rupee (sekitar Rp 90 ribu). Adapun di Central Court Hotel, kamar paling minimalis dibanderol seharga US$ 20 (sekitar Rp 184 ribu).

Mencari makanan halal di India sangat mudah. Pasalnya, kebanyakan penduduk India adalah vegetarian. Mereka memilih makan sayur mayur ketimbang daging. Restoran juga lebih banyak menyajikan pilihan makanan vegetarian. Selama melancong di India, tidak disarankan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dijajakan di pinggir jalan karena alasan kesehatan. Sebaiknya selalu makan di restoran yang bersih dan layak.

Di negara ini, tersedia keran air yang bertuliskan "drinking water" di tempat-tempat umum. Kendati demikian, sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi air itu untuk minum demi menghindari sakit perut atau gangguan kesehatan lainnya. Sebaiknya Anda membeli air mineral yang dijual seharga 12 rupee (Rp 2.400) per botol.

Bagi Anda yang suka foto-foto, kebanyakan orang di India meminta imbalan uang ketika dipotret. Oleh karena itu, ada baiknya meminta izin terlebih dahulu untuk mengambil gambar mereka. Kalau mereka meminta imbalan, berikan sekitar 10 rupee untuk setiap orang dari foto-foto yang diambil. Jika mereka menyebutkan imbalan yang terlalu besar, sebaiknya ditolak saja dan memilih untuk tidak memotret.

Hampir sama seperti Indonesia, di India ada dua jenis iklim, yakni musim panas dan dingin. Musim panas terjadi pada bulan Maret sampai Mei. Musim dingin di bulan Desember sampai Februari, sementara Juni hingga September adalah monsoon atau jumlah curah air hujan sangat tinggi.

Anda pasti terheran-heran bila melihat bagaimana crowded dan kacaunya transportasi umum di India. Pengemudi di India driving like crazy, dan hobi membunyikan klakson karena klakson adalah sapaan bagi para pengemudi. Adalah suatu yang lazim di seluruh sarana transportasi umum darat di India terdapat simbol atau kata-kata "SOUND HORN”. 

Tidak seperti peringatan bahwa ngebut akan berbahaya yang hampir tidak pernah diabaikan oleh para pengemudi di India, pengemudi amat patuh membunyikan klakson walau tulisan itu bukan perintah resmi yang dikeluarkan oleh kepolisian India. Bahkan suara bisingnya klakson masih terdengar di dalam kamar hotel lantai 4!


Keunikan Tempat Wisata Di India
Keindahan Taj Mahal India



Taj Mahal


Orang-orang berkata, belum ke Taj Mahal, belum terhitung pernah ke India. Taj Mahal adalah simbol negeri ini, dan termasuk salah satu obyek yang dinobatkan sebagai keajaiban dunia. Karena itu Taj Mahal selalu dipenuhi pengunjung, baik penduduk lokal maupun turis mancanegara. Harga tiket untuk turis lebih mahal 50 kali daripada orang India. Taj Mahal sangat luas, pagar luarnya adalah benteng dan tembok yang berwarna coklat kemerahan.

Menembus dua lapis pintu kota, Taj Mahal yang berwarna putih salju, adalah sebuah bangunan berbentuk istana yang keseluruhan bahannya menggunakan batu pualam berwarna putih. Dalam 3 dimensi ia berbentuk segi delapan, bagian kubah berbentuk setengah bola, konon paduan antara corak |s|am, Persia dan India.

Di depan bangunan tersebut terdapat kolam raksasa, merefleksikan Taj Mahal dalam keadaan terbalik. Para pelancong sebelum memasuki istana, diharuskan melepas sepatu terlebih dahulu, berjalan dengan kaos kaki atau telanjang kaki, untuk proteksi dan penghormatan. Di tengah istana, adalah pusara Shah Jahan, kaisar generasi kelima dinasti Mogul dan selir tercintanya.

Disini Anda tidak diperkenankan untuk mengambil foto, Anda hanya bisa meraba pagar makam yang terbuat dari batu pualam, dan melalui celah-celah pagar melototi bayang-bayang gelap pusara yang terbuat dari batu giok putih.

Mausoleum TajMahal, diberi julukan ”monument cinta' umat manusia, mengisahkan sebuah kisah cinta yang abadi Shah Jahan sangat menyayangi selir keduanya yang bernama Mumtaz Mahal yang telah melahirkan 14 anak untuknya. Sayangnya sewaktu keIahiran anak ke-14, Mumtaz Mahal meninggal akibat kesulitan dalam melahirkan.

Shah Jahan sangat berduka. dikisahkan dalam tempo semalam rambutnya memutih. Ia lantas memutuskan membangunkan sebuah mausoleum Mendatangkan batu-batuan dan kayu ternama dari seluruh India . dan dunia Proses pembuatannya di tahun 1600-an waktu 22 tahun dan memperkerjakan 20.000 pekerja proyeknya harinya. Konon katanya, setelah Taj Mahal selesai pekerjanya dibunuh agar tidak dapat membangun bangunan seindah Taj Mahal ditempat lain. Inilah bukti cinta sejati seorang pria terhadap wanita yang sangat dicintainya.


Keunikan Tempat Wisata Di India
Ladakh dengan Pemandangan Pegunungan Himalaya


Baca Juga:


Objek Wisata Lainnya


SelainTaj Mahal, India juga masih mempunyai beberapa objek wisata menarik lainnya.

Darjeeling Toy Train

Meskipun terdengar seperti sebuah kereta api mainan, rute kereta api Darjeeling-Himalayan melintasi hampir 90 kilometer dari pegunungan Himalaya. Kereta api ini menyediakan tampilan romantis Himalaya, dan memungkinkan Anda untuk menjelajahi daerah yang berbeda. Ini adalah sesuatu yang setiap Orang harus lakukan pada liburan mewah ke India.

Goa Trance Parties

Goa merupakan negara bagian terkecil di India. Meski begitu. Goa “mempunyai daya tarik yang besar terutama acara bertema Goa Trance Parties. Meski acara bertema sama telah ada di seluruh dunia yang umumnya berpusat di sekltar bar, Anda harus mengunjungi sumbernya dengan |atar belakang pantai dan hutan.


Bersantai di Ladakh

Terletak di antara pegunungan Kunlun dan Himalaya, Ladakh adalah salah satu daerah berpenduduk paling sedikit di India. Daerah Ini terkenal karena suasana tenang dan tampilan indah pegunungannya.


Taman Nasional Sundarbans

Jika Anda ingin melihat satwa liar India di habitat aslinya, Taman Nasional Sundarbans adalah tempat yang harus dikunjungi. Selain sebagai salah satu cagar alam terbesar yang menjadi rumah bagi harimau Bengal, taman nasional ini berisi satwa liar lain di antaranya kera, babi hutan, rubah terbang, trenggiling, chitai, penyuiekang, buaya estuarian dan lumba-Iumba Gangga.


Lembah Bunga


Salah satu tempat yang paling indah di planet ini adalah Lembah Bunga yang berlokasi di Himalaya Barat dan menawarkan lebih dari 500 varietas bunga.Taman nasional ini hanya terbuka antara Juni dan Oktober. Selain bunga, ada juga fauna menarik di antaranya beruang hitam Hima|aya dan macan tutul salju.


Smart Lifestyle Maret 2013

Selasa, 21 April 2020

Budaya Unik Pulau Sabu; Cium Hidung, Tenun Ikat dan Gula Sabu

Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang eksotis, Pulau Sabu juga memiliki ragam budaya yang unik dan khas yang menjadi warisan budaya masyarakat Pulau Sabu. Hasil warisan budaya tersebut semisal Gula Sabu dan juga Tenun Ikat khas sabu yang sering dijadikan oleh-oleh atau souvenir khas Pulau ini. 


Dua orang wanita yang mengenakan tenun khas Pulau Sabu
Dua orang wanita yang mengenakan tenun khas Pulau Sabu


Warisan tradisi Cium Hidung yang menjadi ciri khas Masyarakat Sabu sebagai tanda perdamaian dan persaudaraan memberikan kesan damai dan tenang pada Pulau Sabu dan Masyarakatnya.


Cium Hidung ala Sabu (Hengedo)


Ada satu budaya/tradisi unik di Pulau Sabu dan Pulau Raijua, gaitu budaga cium hidung yang dalam Bahasa Sabu disebut "Hengedo." Cium hidung ini dilakukan oleh dua orang Suku Sabu, baik laki-laki maupun perempuan, dengan cara saling menggesekkan ujung hidung selama kurang lebih tiga detik.


Dua orang Gadis Sabu
Dua orang Gadis Sabu


Cium hidung ini akan dilakulkan oleh dua Orang Sabu yang bertemu di mana pun, untuk menunjukkan rasa persaudaraan. Selain itu. cium hidung juga bermakna sebagai tanda perdamaian.

Baca Juga:


Bila ada dua orang berselisih, dan kemudian berciuman hidung maka masalahnya dianggap selesai. Budaya yang unik memang.  Saat di mall, bank, toko buku, dan tempat-tempat umum lainnya, secara tak sengaja jika melihat dua orang saling menggesekkan ujung hidungnya. Kita jadi tidak heran lagi melihatnya dan jadi bisa menebak bahwa dua orang tersebut berasal dari Sabu.


Tenun Ikat Sabu


Seperti pulau-pulau lainnga di NTT, Sabu juga memiliki tenun ikat yang khas dengan motif-motif yang menarik. Bagi masyarakat Sabu, kain tenun adalah identitas diri/keluarga dan menjadi jejak rekam di mana mereka dapat menelusuri garis keturunan nenek moyang melalui motif-motif berbeda gang dimiliki oleh setiap keluarga.

Asal mula tradisi menenun di Sabu diyakini berasal dari dua perempuan kakak-beradik gang dianggap sebagai leluhur/ penenun pertama di Sabu. mereka menghasilkan corak tenun dalam dua kelompok yang dikenal dengan nama Bunga Palem Besar (Hubi Ae) dan Bunga Palem Kecil (Hubi Iki).

Dari dua kelompok itulah corak tenun Sabu berkembang. Setiap kelompok dan sub-kelompok (keluarga) kemudian memiliki motifnya sendiri yang tidak mungkin ditiru/dipakai oleh anggota keluarga lain.


Seorang Wania sedang menenun tenun Khas Sabu
Seorang Wania sedang menenun tenun Khas Sabu


Ciri khas tenun ikat Sabua dalah kombinasi hiasan berderet dalam jalur yang lebar dan teratur tapi tidak simetris. Keistimewaan tenun ikat Sabu selain motifnya yang cantik adalah penggunaan bahan pewarna alami untuk mewarnai benangnga sehingga mendapatkan warna-warni yang cerah dan indah. Warna dominan pada tenun ikat Sabu adalah merah, biru tua (nila/indigo), dan putih. Belakangan mulai ditambahkan warna kuning untuk aksen.

Warna merah didapatkan dari akar mengkudu, biru dari daun nila, putih dari warna alami benang kapas, dan kuning dari umbi kunyit. Kain hasil tenun ikat tradisional Pulau Sabu yang paling terkenal adalah "Si Hawu" (sarung) dan ”Higi Huri" (selimut).



Gula Sabu


Selain tenun ikat, oleh-oleh khas Sabu yang layak untuk dibawa pulang adalah Gula Sabu. Bicara tentang Gula Sabu, mungkin belum banyak yang tahu selain Warga NTT. Maklum, gula ini tidak dapat dijumpai di tempat lain di Indonesia (bahkan di dunia) selain di Pulau Sabu dan Pulau Raijua.

Tak heran kalau dinamakan Gula Sabu atau "Donahu Hawu" dalam Bahasa Sabu. Gula ini cukup unik, berbentuk cairan yang sangat kental dan lengket serta berwarna coklat kehitaman. Kalau dilihat sepintas mirip madu tapi cairannya lebih kental.

Baca Juga:


Gula Sabu merupakan makanan alternatif warga Sabu selain beras dan jagung di tengah kondisi geografis Pulau Sabu yang kering dan tandus. Jika terjadi gagal panen tanaman palawija dan persediaan bahan makanan menipis, maka Gula Sabu dimanfaatkan sebagai makanan pengganti beras dan jagung untuk bertahan hidup.


gula sabu
Gula Sabu


Gula Sabu terbuat dari nira buah lontar/Siwalan (Borassus Flabellifer) yang direbus selama beberapa jam hingga mengental. Cara menikmati Gula Sabu adalah dengan meminumnya langsung atau mengeduhnga dengan air, lalu meminumnya seperti minum teh atau kopi.

Di pasaran, Gula Sabu biasanya dijual dalam botol-botol air mineral atau dalam jerigen. Gula Sabu diyakini mempunyai bangak manfaat untuk kesehatan, antara lain adalah sebagai obat penghilang panas dalam dan pereda sakit maag.



Travelexposed

Selasa, 14 April 2020

Kalebba Maja dan Lie Madira Tempat Wisata di Pulau Sabu yang Mempesona

Kontur Pulau Sabu berbukit-bukit tetapi tidak memiliki gunung. Salah satu titik tertinggi di Sabu adalah Bukit Lede Pemulu yang berada di perbatasan Desa Loborai dan Desa mehona, Kecamatan Sabu Liae. Untuk menemukan bukit ini sangat mudah karena berada di jalan raya utama yang membelah Pulau Sabu menuju arah Kecamatan Liae/mesara.


Cahaya Eksotis di dalam Gua Lie Madira
Cahaya Eksotis di dalam Gua Lie Madira



Bukit Lede Pemulu ditandai dengan adanya sebuah menara Built Transmission System (BTS) salah satu operator provider Gsm terkemuka di Indonesia. Dari puncak bukit ini, kita bisa melihat panorama 360 derajat Pulau Sabu, mulai dari bukit-bukit hijau, telaga kecil dengan puluhan kerbau dan kambing, pantai selatan yang berpasir putih, dan laut biru yang mengelilingi Sabu. memotret dari sudut manapun, kita akan mendapatkan foto yang menawan.


Kalebba Maja dan Lie Madira Tempat Wisata di Pulau Sabu yang Mempesona
Kalebba Maja di Pulau Sabu yang Mempesona

Baca Juga:

Kelebba Maja


Sabu memiliki keajaiban alam yang hanya ada satu-satunya di Indonesia dan belum diketahui banyak orang, yaitu Kelebba maja. Kalau pernah ke Cappadoccia, Turki, kira-kira seperti itulah Kelebba maja tapi dalam versi yang lebih kecil dengan warna-warni yang lebih indah dan semarak.

Kelebba maja adalah fenomena alam berupa tebing-tebing berukir di sebuah bukit dengan pilar-pilar batu yang pucaknga berbentuk mirip jamur/payung. Lekak-lekuk tebing sangat unik dengan warna bergradasi dari merah muda (pink), merah marun, hingga coklat tua.


Kalebba Maja dan Lie Madira Tempat Wisata di Pulau Sabu yang Mempesona
Pulau Sabu sangat terkenal juga dengan keindahan alam pantainya




Kelebba maja merupakan salah satu tempat gang disakralkan oleh warga Sabu sebagai tempat pemujaan terhadap Dewa maja (salah satu Dewa yang dipercaya Orang Sabu) dan tempat penyelenggaraan berbagai upacara adat, di antaranya Upacara meminta Hujan.

Tempat ini tersembunyi di balik bukit dan cukup sulit untuk menjangkaunya, tepatnga di Desa Raerobo, Kecamatan Sabu Liae, sekitar 22 km dari pusat Kota Seba.


Seorang Gadis Menggunakan Kain Tenunan Khas Pulau Sabu
Seorang Gadis Menggunakan Kain Tenunan Khas Pulau Sabu



Gua Lie Madira


Sekitar tiga puluh menit berkendara dari Kota Seba, menyusuri tepian pantai utara Pulau Sabu kita akan bertemu dengan Gua Lie Madira. Gua yang terletak di Desa Daieko, Kecamatan Hawu mehara ini cukup unik, dengan mulut gua yang sangat pendek dan sempit. tak sampai satu meter tingginya.

Untuk memasukinya. anda harus jongkok agar kepala tidak kepentok. Anda harus ditemani seorang pemandu dan membawa lampu/senter untuk menjelajahi gua ini karena lorong gua berbelok-belok dan naik turun sepanjang kurang lebih 50 meter.


Kalebba Maja dan Lie Madira Tempat Wisata di Pulau Sabu yang Mempesona
Cahaya Matahari yang Menembus dari celah gua Lie Madira


Di beberapa tempat ketinggian lorong gua sangat pendek sehingga harus berjalan dengan menunduk atau jongkok. Suasana di dalam gua sangat gelap karena sinar matahari tidak bisa menembus masuk dan tidak ada lampu/penerangan sama sekali.

Gua yang pernah dihuni oleh Madira ini (sehingga dinamakan Gua Lie madira), memiliki formasi stalaktit dan stalakmit yang sangat menarik. Selain itu, di ujung gua juga terdapat sebuah kolam berair biru jernih yang dipercaya penduduk setempat, mempunyai khasiat membuat wajah awet muda.

Terlepas dari kebenaran mitos tersebut, tak ada salahnya mencuci muka dengan air kolam tersebut karena airnya sangat jernih dan segar.



Travelexpose

Sabtu, 11 April 2020

Pantai Bo'do dan Kampung Namata, Dua Tempat yang Wajib dikunjungi di Sabu

Sejak tahun 2010, Pulau Sabu bersama dengan tetangganya, Pulau Raijua, mendapat otonomi khusus sebagai sebuah kabupaten baru dengan nama Kabupaten Sabu Raijua.


Wisata di Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur Indonesia
Seorang Wanita berpakaian adat sabu



Dulunya, Sabu Raijua hangalah sebuah kecamatan yang masuk ke dalam administrasi Kabupaten Kupang, yang ibukotanya berada di Kupang, Pulau Timor. Setelah menjadi kabupaten, Sabu Raijua memilih Desa Menia sebagai ibu kota atau pusat pemerintahannya.
Namun, pusat kegiatan ekonomi dan bisnis berada di Kota Seba. Letak Seba memang lebih strategis dibanding Menia. Seba berada di pinggir pantai dan menjadi gerbang masuk ke Pulau Sabu karena di kota kecil ini terdapat sebuah pelabuhan dan sebuah bandara perintis yang hanya bisa didarati pesawat kecil semacam Cessna Grand Caravan.

Terlepas dari letaknya uang terpencil di tengah lautan dan susahnya transportasi menuju ke sana, Pulau Sabu menyimpan segudang keindahan alam dan keunikan budaya yang tidak bisa kita temui di daerah Lain.


Wisata di Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur Indonesia
Pantai Bo'do



Pantai Bo’do


Sabu merupakan pulau gang kecil sehingga pantai bisa  ditemukan di mana-mana. asiknya lagi, hampir semua pantai di Sabu masih sepi dan alami, tanpa biaya masuk/retribusi.

Salah satu pantai gang layak untuk dikunjungi adalah Pantai Bo'do. Pantai ini berada tak jauh dari Pelabuhan Seba dan berdampingan dengan Pantai Napae, hanya dipisahkan oleh sebuah sungai kecil. Pantai Bo'do berpasir putih kecoklatan.

Keunikan pantai ini tak lain berkat adanya sebuah benteng tua yang terbuat dari tumpukan batu karang di atas bukit kecil, di pinggir pantai. Dari benteng ini. nampak Pantai Napae dan Dermaga Seba di kejauhan.

Seperti pantai-pantai lainga di Sabu, suasana di Pantai Bo'do juga sangat sepi dan masih alami. Tak ada kafe, restoran ataupun warung makan. Semuanya masih alami, tanpa sentuhan komersial seperti pantai-pantai di Bali. Karena menghadap ke barat, pantai menjadi lokasi gang tepat untuk menyaksikan panorama matahari terbenam (sunset).


Wisata di Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur Indonesia
Kampung Namata



Kampung Namata


Sabu memiliki beberapa kampung adat yang menarik. Kampung adat terdekat dari Kota Seba adalah Kampung Namata, gang berada di Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat.

Kampung yang berada di atas bukit ini cukup terkenal di kalangan wisatawan dan sudah menjadi salah satu destinasi wajib kunjung di Sabu. Daya tarik Kampung Namata di antaranya adalah rumah adat Khas Sabu gang disebut Emu Rukoko.

Baca Juga:
- Nasib Kopi Colol 
- Sistem Pemerintahan Ke'Daluan"

Rumah adat ini bentuknga sangat unik mirip perahu terbalik. Dinding rumah terbuat dari bambu dan atap terbuat dari daun lontar gang atap menjuntai sampai hampir menyentuh tanah sehingga menutupi seluruh dinding rumah.


Wisata di Kabupaten Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur Indonesia
Pemandangan Sore Hari di Pantai Seba


Bentuk rumah yang seperti perahu terbalik bukan tanpa alasan. Filosofmga adalah Warga Sabu merupakan nelayan yang biasa menggunakan perahu saat menangkap ikan di laut.

Selain rumah adat yang unik di Kampung Namata juga terdapat lapangan berbentuk lingkaran dengan batu-batu megalitikum yang berusia ratusan tahun di dekatnya. Lapangan tersebut tak lain adalah tempat warga Kampung Namata menyelenggarakan berbagal upacara adat.




travelexpose

Jumat, 10 April 2020

Prediksi Masa Depan Perekonomian Negeri Tiongkok

Saat dua organisasi riset bisnis terkemukadan seorang ekonom Harvard ternama merespons pertanyaan mengenai pertumbuhan China, jawaban yang mereka lontarkan sangat beragam. 



dua prediksi masa depan ekonomi cina
Forbidden City

Pendapat Para Pengamat Mengenai Perkembangan Ekonomi Tiongkok


Dalam laporan The Long Sofi Fall in Chinese Growth yang dirilis The Conference Board Inc. pada 20 Oktober 2014, Direktur Pelaksana Conference Board di China David Hoffman dan ekonom Andrew Polk menulis bahwa perekonomian China akan stagnan bila para pengambil kebijakan menunda langkah perubahan yang diperlukan.

Grup riset bisnis tersebut memprediksi rtumbuhan tahunan Produk Domestik Bruto (PDB) China turun 4% pada 2020. Sebaliknya organisasi riset lain, Asia Society Policy Institute asal New York memprediksi China tumbuh 6% tahun itu-tidak sepesat sebelumnya, tapi lumayan. 

Dalam studi bertajuk Avoiding the Blind Alley pada 22 Oktober, Society menyinggung perkembangan reformasi China. Kedua laporan tersebut dirilis pada pekan yang sama saat China mengumumkan PDB kuartal ketiga tumbuh 7,3%, kenaikan paling lambat dalam lima tahun terakhir.

Awal Oktober, mantan menteri keuangan Amerika Larry Summers dan ekonom Harvard Lant Pritchett merilis kajian berjudul Asiaphoria Meets Regression to the Mean. “Pengalaman China dari 1977 hingga 2010 sudah tidak ada duanya, mungkin menjadi satu-satunya contoh dalam sejarah manusia,” tulis mereka ketika membahas pertumbuhan pesat yang berkelanjutan. 


dua prediksi masa depan ekonomi cina
The Great Wall



“Mengapa pertumbuhan kemudian akan melambat? Pada dasarnya, karena itulah yang terjadi pada [negara dengan] pertumbuhan yang pesat.” Mereka juga mengatakan, dalam kasus China, “melambatnya laju pertumbuhan juga dipicu rezim otoriter dan sikap tertutup pemerintah terhadap berbagai perusahaan.” 


Dua Prediksi yang Berbeda Tentang Ekonomi Tiongkok


Para pengamat, baik yang memprediksi pasar akan lesu (bear market) maupun pasar bakal bergairah (bull market), sepakat model perekonomian China harus diubah. Restrukturisasi besar-besaran di sektor publik pada akhir 1990-an perlu diikuti dengan pertumbuhan produktivitas yang pesat.

Sejak 2001, produktivitas memang meningkat berkat teknologi baru dan proses produksi yang diperkenalkan oleh investor asing. Setelah menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), China diserbu investor asing. 

Namun, sejak krisis finansial global pada akhir 2008, Steven Barnett, Kepala Dana Moneter Internasional (IMF) wilayah China, mengungkapkan fakta: pertumbuhan China selama ini didorong investasi yang dikendalikan pemerintah, sedangkan laju peningkatan produktivitas melambat. 

Ketergantungan itu membuat beban utang China melampaui 200% dari PDB. Harga properti yang menggelembung di pasar juga merosot dalam lima bulan berturut-turut, memicu kekhawatiran adanya efek limpahan (spillover) dari aktivitas ekonomi lain yang sebenarnya tidak terkait. 

Sejumlah ekonom China di UBS Securities, dalam laporan penelitian pada 24 Oktober 2014, juga membeberkan perlambatan properti Struktural di China mulai berdampak besar, memengaruhi penjualan alat berat, semen, baja, pemak-pernik rumah, dan mobil. 

Untuk saat ini tidak ada keraguan mengenai sektor tertentu yang mestinya memimpin perekonomian China: lebih banyak mendorong konsumsi domestik dengan peran besar sektor jasa. 

Jumlah konsumsi menyumbang 48,5% dari PDB dalam sembilan bulan pertama tahun ini, naik dari tahun lalu 45,9%.  Ini “perubahan besar dan positif,” ujar Perdana Menteri Li Keqiang pada Oktober 2014. 

Perbedaan utama antara ekonom yang menyatakan pasar akan bergairah dan pasar bakal lesu terletak pada keyakinan mereka terhadap kinerja pemerintah memompa produkivitas sembari melakukan perombakan besar-besaran. 


Kebijakan Ekonomi Pemerintah Tiongkok


Bagi pemerintah China, sejumlah langkah paling diperlukan saat ini antara lain memberi petani hak lebih besar untuk menjual lahan milik mereka atau mengajukan pinjaman dengan jaminan tanah. 

Selain itu, mempromosikan urbanisasi dengan melonggarkan aturan yang selama ini mengikat penduduk ke sekolah, rumah sakit, dan program pensiun di kampung halaman. Langkah penting lainnya alah mengizinkan bank meminjamkan uang berdasarkan performa perusahaan, bukan dengan alasan politik. 

Reformasi tersebut “sangat menyakitkan dan bahkan rasanya seperti memotong urat nadi pergelangan tangan,” ujar Li pada Maret 2013. 

“Kami semua sepakat bahwa kunci menumbuhkan produktivitas ialah melalui reformasi,” ujar Daniel Rosen, penulis laporan Asia Society dan mitra pendiri perusahaan konsultasi Rhodium Group yang fokus pada China dan India. 

“Tapi saat reformasi berlangsung, mereka [pengamat bear market] bilang kalau sama sekali tidak melihat ada bukti [atas reformasi tersebut].” Rosen memuji langkah-langkah yang diambil untuk menguatkan kondisi keuangan pemerintah daerah, meningkatkan dividen dari perusahaan milik negara, dan menargetkan sejumlah BUMN paling berkuasa bisa mendorong budaya antikorupsi. 

Para pengamat, yang memprediksi pasar akan lesu, terkadang membandingkan China dengan Jepang periode akhir 1980-an.  Sama seperti Jepang, China mampu menambah jumlah pasokan uang, banyak di antaranya dikucurkan ke pasar properti. Bank-bank China pun kini menghadapi masalah kredit macet yang jumlahnya kian membengkak. 


dua prediksi masa depan ekonomi cina
Pemandangan Kota Shanghat



Dari kacamata ekonom yang menaksir pasar akan naik, seperti Barnett di IMF, gelembung ekonomi Jepang bukanlah analogi yang tepat. Ia memprediksi China bisa bertumbuh 6% per tahun hingga 2030 jika terus meliberalisasi perekonomiannya. 

“Dibandingkan dengan tingkat pendapatan Amerika saat perekonomian Korea dan Jepang melejit, China masih tertinggal. Jadi, China bisa terus tumbuh pesat untuk beberapa waktu sambil mengejar tingkat pendapatan Amerika,” ujarnya.

Namun bagi Summers dan Pritchett, tidak ada negara yang bisa selamanya tumbuh sepesat Negeri Tembok Besar itu. Mereka menyimpulkan, jika laju pertumbuhan suatu negara naik pesat dibandingkan dengan rata-rata dalam kurun waktu tertentu sebelumnya, bisa diprediksi dalam periode yang sama di masa mendatang lajunya akan kembali ke level rata-rata.

“Bila ditanya alasan mengapa laju menurun, orang akan berspekulasi soal faktor-faktor penyebab kenaikan saat ini dan memperkirakan faktor-faktor itu akan hilang,” kata mereka. “Atau menduga akan ada kejadian di masa mendatang yang memicu penurunan.”


bloombergbusinessweek
No.43 Nov 2014

Belajar Cara Bercocok Tanam Tanpa Tanah di Luar Negeri

Di tengah gang gelap di pusat kota Newark, New Jersey, tak disangka Anda bisa menemukan sebuah peranian di dalam bekas klub malam dan lounge Distinct 89 yang tahun lalu ditutup. Melewati meja-meja dan gulungan kain industrial yang berserakan, lantai dansa telah diubah menjadi ruangan bercocok tanam.



Bercocok tanam tanpa Tanah Aeorponik
Bercocok tanam tanpa Tanah Aeorponik



Usaha Aerofarms, Perusahaan Aeroponik 


Terdapat tumpukan media tanam setinggi 4,5 meter-dengan panjang masing-masing 3 meter, lebar 90 sentimeter, dan teba1 30 atau 60 sentimeter. Di bawah tumbuh-tumbuhan berdaun hijau yang menyembul dari kotak-kotak tanaman tidak ada tanah sama sekali-yang ada hanya udara.

Tempat ini merupakan pusat uji coba Aero Farms, perusahaan rintisan berlisensi di Delaware yang fokus pada aeroponik-sejenis metode pertanian vertikal tanpa tanah. Pada dasarnya, petani aeroponik menyemprotkan larutan bernutrisi tinggi ke tanaman supaya tumbuh dengan subur.

Proses penanaman melibatkan konsumsi air dan lahan lebih sedikit ketimbang metode konvensional. Pestisida juga sama sekali tidak digunakan. Ide ini sudah ada selama berpuluh-puluh tahun,kebanyakan beredar di kalangan ilmuwan yang mempelajari cara sistem akar beroperasi di luar tanah.

Keterbatasan teknologi membuat metode aeroponik belum terjangkau untuk sebagian besar petani komersial.

Pendiri AeroFarms Ed Harwood mengatakan perlengkapan berteknologi lebih canggih dan murah-mulai perangkat lunak, lampu, hingga bahan-telah membuat metode aeroponik layak diimplementasikan. AeroFarms, yang telah mengumpulkan modal ventura sebesar lebih dari US$36 juta, yakin membuka bisnis pertanian di pusat kota Newark akan menguntungkan perusahaannya. (AeroFarms berencana memindahkan kantor pusatnya ke Newark.)


Belajar Cara Bercocok Tanam Tanpa Tanah di Luar Negeri
Pertanian Aeroponik


Perkembangan Usaha Teknologi Aeroponik


Awal tahun ini, AeroFarms menandatangani kontrak untuk menyewa bekas pabrik baja seluas 6.410 meter persegi selama 20 tahun. Lokasinya berjarak 3,2 kilometer dari bekas klub malam Distinct 89 di distrik Ironbound, Newark.

Di sana, AeroFarms berencana menambah jumlah pegawai dari 15 menjadi 70 orang. Selain itu, AeroFarms akan membangun pertanian urban yang mampu menghasilkan produk sebanyak 750 ton per tahun, cukup untuk menyuplai sekitar 60.000 orang tanpa menggali tanah atau mencendok pupuk.

“Saya tidak merindukan metode [pertanian] zaman dulu,” ujar Harwood. “Kami terjun ke bisnis ini karena kami tidak ingin bekerja sekeras petani biasa.”


Teknologi dan Metode Cocok Tanam Tanpa Tanah (Aeroponik)


Industri pertanian menghabiskan 70% suplai air bersih manusia, yang kini semakin langka di era perubahan iklim. Untuk sayuran seperti kale atau arugula, Harwood mengatakan sistem pertaniannya dapat menumbuhkan tanaman lebih cepat dengan konsumsi air hanya 10%.

AeroFarms mengawali bisnisnya dengan menebar bibit di kain microflecce tembus air yang dibentangkan di atas media tanam.

Di dalam wadah berukuran yang bisa ditumpuk, selang dengan kepala semprotan memompa oksigen dan partikel air bemutrisi ke kain, membentuk membran di tempat bibit berkecambah. Lama-kelamaan bibit menumbuhkan akar halus yang menembus ke bawah kain microflee untuk menyerap lebih banyak panikel air bernutrisi.

Seiring pertumbuhan tanaman, selang-selang tambahan menyemprotkan gas karbon dioksida. Sejumlah sensor memonitor kelembapan dan suhu mangan. Hasil panen dibawa ke alat pemangkasan menggunakan ban berjalan.

Akar tanaman dipotong dari kain microfleece supaya kain bisa dicuci dan digunakan kembali. Lampu light emitting diode (LED) elemen paling penting [dari pertanian aeroponik]. Dengan panel kendali buatan Lighting Research Center di Researh Polytechnic Institute, Harwood dapat menyesuaikan intensitas cahaya dan jarak standar gelombang warna, yang memengaruhi kuantitas, rasa, tampilan, dan tingkat nutrisi hasil panen.

Perubahan kecil dapat membuat kale terasa leblh manis atau arugula lebih pedas. Bagi petani aeroponik, sistem pencahayaan termasuk salah satu komponen yang paling menelan biaya besar.

Neil Mattson, dosen Cornell’s School of Integrative Plant Science yang bekerja sama dengan Harwood Untuk mengembangkan ‘formula cahayanya”, mengungkapkan bahwa menggunakan hanya lampu LED Warna merah dan biru dapat menekan biaya energi hingga 1500.


Contoh Keuntungan Pertanian Tanpa Tanah (Aeroponik)


AeroFarms telah meraup keuntungan dari Penurunan harga lampu LED sebesar 85% dalam enam tahun terakhir, Bahkan saat output listrik per watt Meningkat dua kali lipat. Hal itu menjadi keuntungan besar sepanjany periode awal untuk mengomersialkan pertanian aeroponik, ujar Richard Stoner, yang menerima pendanaan riset dari NASA setelah melakukan usaha serupa pada 1980-an.

Stoner menggunakan bohlam berisi uap merkuri, yang-berbeda dengan lampu LED bersuhu rendah-harus dipasang sangat jauh agar tidak membakar tanaman. Harwood, yang memperoleh gelar doktor bidang ilmu ternak perah dari University of Wisconsin di Madison, merupakan Associate Director Cooperative Extension di Cornell, yang bekerjasama dengan petani lokal untuk meneliti sistem pangan dan pertanian.

Pada 2002, Harwood membangun prototipe sistem aeroponik dengan kain microfleece setelah menguji beberapa bahan tekstil lain. “Saya berteman dengan semua pramuniaga wanita diJoAnn Fabrics,” ujamya.

Setahun kemudian, dia meluncurkan bisnis pertanian GreatVeggies, tapi tidak bisa mengembangkannya. Pada 2009, Harwood menerima pendanaan sebesar US$500.000 dari 21Ventures dan Quercus Trust untuk mendirikan AeroFanns.

Rencana awal AeroFarms menjual perlengkapan aeroponik. Namun, setelah melakukan banyak uji coba dan lampu serta perlengkapan lain menjadi semakin murah bercocok tanam mulai tampak semakin menguntungkan, ujar Chief Executive Officer (CEO) David Rosenberg, yang menambahkan bahwa harga produk aeroponik nantinya tidak jauh berbeda dengan produk yang dihasilkan pertanian konvensional besar.

AeroFarms telah fokus pada pasar sayuran senilai puluhan miliar dolar, termasuk bumbu dapur segar dan sayuran mikro khusus. Sebagian besar perusahaan rintisan aeroponik lain menerapkan hal serupa, termasuk Living Greens Farm di Minnesota dan FarmedI-Iere di Illinois.


Belajar Cara Bercocok Tanam Tanpa Tanah di Luar Negeri
Petanian Tanpa Tanah


Farmed Here sudah menjual sayuran hijau ke 75 toko di area Chicago, termasuk gerai Whole Foods lokal. Tahun lalu, AeroFarms menggugat FarmedHere, menuding perusahaan Midwestern tersebut mencuri rahasia dagang dan melanggar hak paten dengan menolak membayar biaya lisensi setelah menyewa perlengkapan milik Harwood.

Gugatan tersebut sedang menunggu proses mediasi; FarmedHere membantah tudingan tersebut, tapi menolak berkomentar perihal gugatan ini. “Salah satu masalah paten adalah butuh dana sangat besar untuk mempertahankannya, dan Anda dapat menghabiskan uang itu untuk penelitian dan pengembangan,” ujar Robert Colangelo, CEO Green Sense Farms yang berbasis di Indiana dan menjual sayuran hijau hidroponik (ditanam di air, bukan di udara) ke sekitar 80 toko.


Tantangan dan Kekurangan Pertanian Aeroponik 


Tantangan yang lebih berat bagi pertanian aeroponik di antaranya polusi dari penggunaan listrik yang terlalu besar. Walau teknologi LED semakin berkembang, Louis Albright, dosen bidang pertanian di Cornell, mengungkapkan selada yang tumbuh di bawah paparan cahaya artifisial menghasilkan gas karbon dioksida setara dengan [yang diproduksi] pembangkit listrik untuk mengisi tiga drum bervolume 208,2 liter.

Harwood membantah angka tersebut, tapi enggan menyediakan data spesifik. “Saya menghabiskan 10 tahun mengerjakan ini, dan rasanya sangat menyenangkan bisa melangkah maju. Saat ini, perhitungan bisnisnya masuk akal,” ujarnya. Rosenberg bersikap lebih terus terang: “Saya khawatir dengan lingkungan,” ujarnya. “Tapi, saya ingin menghasilkan uang juga.“



Bloombergbusinessweek
No.43 Nov 2014

Kamis, 09 April 2020

Kumpulan Doa Bahasa Manggarai Pada Masa Katekismus Awal Di Tanah Manggarai

Gereja Katolik sejak awal kehadirannya di tanah Manggarai melalui para Missionaris awal telah berupaya melaksanakan proses pengakuan, penghargaan, penghormatan dan keberpihakan kepada umat di tanah Manggarai. Karena Gereja juga menyadari bahwa sebelum Gereja Katolik, umat (masyarakat) Manggarai sudah lama ada dan berevolusi.


Doa bahasa Manggarai
Katedral Rueng
@v_johni


Misionaris Manggarai dan Etno Pastoral


Para Misionaris awal tanah Manggarai telah menerapkan istilah “etno pastoral”. Etno pastoral adalah lukisan (gambaran) atau deskripsi komunitas adat yang mau dilayani misi Kristus kepada umat setempat. Komunitas umat setempat ini juga dapat diistilahkan dengan komunitas pastoral, karena komunitas pastoral merupakan komunitas umat yang dibentuk untuk mewartakan misi Kristus sesuai dengan konteks umat di Tanah Manggarai.

Gereja Katolik sadar bahwa Allah hadir dalam setiap kebudayaannya masing-masing dengan gaya yang khas. Dokumen Konsili Vatikan II, hal 585, menyebutkan “sabda Allah mewahyukan diri kepada umat-Nya hingga menampakan diri sepenuh-Nya yang menjelma, telah bersabda menurut kebudayaan yang khas bagi pelbagai zaman."


Doa Bahasa Manggarai

Salah satu bentuk Inkulturasi yang diterapkan yaitu dalam doa yang disesuaikan dengan kebudayaan Manggarai. Semuanya itu disesuaikan dengan "Cara Masyarakat Manggarai" mengekspresikan hal-hal yang dihadapi didalam kehidupannya.

Para Misionaris awal sangat menghargai cara orang Manggarai berdoa Kepada "Mori Jari Dedek", Sang Pencipta dan Yang Mahakuasa


Yo Yésus di’a


Yo Yésus di’a agu lembak kéta,
léloga aku ata tikul oné ranga Dité.
Aku tegi sawal agu Ité,
landing léng kéta tu’ung
lélakn wakar daku
na’a oné nai daku te imbi,
te bengkes agu te momang di’a-di’a
te teser tu’u-tu’ung ndékok daku,
agu temerkoé ngoéng daku
boto pandé ndékok kolé.
Aku tegi nenggitu
rémé tenang agu nuk laku
susa Dité agu wéong naig
landing lima réu Dité,
agu nuk laku taé de Nabi David,
yo Yésus ata cembes,
 lété hia ba mu’u Dité curupn:
“ ,,Isé poli pépék burnt muing
 limé agu wa’i daku,
agu poli taungs lisé bilangd toko daku.“
Amin



O Yésus Kristus


O Yésus Kristus,
aku imbi te lté kanang kali Raja sanggéd.
Sanggéd taung ca’oca ata poli mangad,
dédék latang te Weki rud Ité.
Aku ngoéng te weru kolé '
reké du cebong daku.
Ogok te lut jing da’at,
agu sanggéd tatong agu gorin.
Aku reké mosé
ného ata serani di’a.
Céwén kolé aku paka cau kuasa de Mori Keraéng,
agu kuasa de Geréja dite'
dengkir agu reba di’an.
Pucu Nggeluk ke’ta de Mori Yésus,
aku condo sanggéd gori koég ho’ o,
 kudut sanggéd ata lut perénta nggeluk Dité,
 agu ali hitu
perénta hambor Dité
caing taung oné temu tana lino ho’.o Amen.



 
Kota Ruteng
@wongflores

Legalitas Inkulturasi Manggarai


Dokumen Konsili Vatikan II tentang tema-tema yang amat mendesak, salah satunya artikel dua, tentang berbagai kaidah mengembangkan kebudayaan, pada nomor 53-62 dan halaman 579-593. Selain itu, dalam Dokumen De Liturgia Romana Et Inkulturatione- DLREI, (Liturgi Romawi dan Inkulturasi) menjelaskan mengenai inkulturasi, bahwa Gereja menyesuaikan pewartaan injil dengan kebudayaan setempat.

Magisterium Gereja telah memakai istilah “inkulturasi” untuk merumuskan dengan lebih tepat, “inkarnasi Injil dalam pelbagai kebudayaan yang otonom dan sekaligus memasukan kebudayaan-kebudayaan tersebut ke dalam kehidupan Gereja”.

Inkulturasi berarti transformasi mendalam dari nilai-nilai kebudayaan yang asli diintegrasikan ke dalam kristianitas dan penanaman kristianitas ke dalam aneka budaya manusia yang berbeda-beda dalam hal ini Kebudayaan Manggarai yang kaya.

Istilah inkulturasi adalah ungkapan yang lebih baik untuk melukiskan gerak ganda yaitu “lewat proses inkulturasi, Gereja membuat Injil menjelma dalam aneka kebudayaan, sekaligus memasukan para bangsa, bersama dengan kebudayaan mereka ke dalam persekutuan Gereja sendiri”, (DLREI, no.4).

Sumber Doa: Teks Stensilan Katekismus Bahasa Manggarai