Selasa, 23 Juli 2019

Sensus/Rumput Minjangan (Chromolaena odorata L)

Bagi masyarakat Manggarai, Haju sensus (Rumput Minjangan) merupakan salah satu hal yang melekat erat dalam kehidupan sehari-hari. Untuk masyarakat Manggarai yang “masih” anti dengan tabung Gas LPG, Haju Sensus menjadi penyelamat untuk menyalakan api di dapur. Walaupun digolongkan sebagai gulma, namun bagi kami anak Ruteng zaman old yang dulu belum mengenal Whatsapp pasti punya cerita tersendiri mengenai Haju Sensus.



Sensus (Chromolaena odorata L)
Sensus
Credit Image @sayurankita


Sensus atau dikenal sebagai rumput minjangan merupakan salah satu spesies semak yang berbunga yang tumbuh di kawasan tropis dan sub tropis. Jenis rumput ini dapat bertumbuh cukup besar umumnya memiliki batang berwarna putih. Rumput ini adalah tanaman asli Amerika (sebagaimana Jagung) yang kemudian disebar ke daerah asia.


Nah, Sensus yang nama latinnya Chromolaena odorata L memiliki beberapa manfaat yang tidak dapat disepelekan. Selain batang kayunya dapat menjadi kayu bakar, daunnya pun sering digunakan sebagai obat luka darurat. Selain itu di beberapa bagian yang curam di sekitaran Manggarai sensus menjaga kestabilan tebing tanah tersebut agar tidak runtuh.

Tanaman ini sangat mudah untuk tumbuh cepat di kawasan Manggarai yang memiliki curah hujan dan daerah pegunungan.


Klasifikasi Tanaman Kirinyu (Chromolaena odorata) :


Kingdom              : Plantae

Divis                   : Magnoliohyta

Kelas                    : Magnoliopsida

Sub-kelas              : Asterales

Famili                 : Asteraceae

Genus                   : Chromolaena

Spesies                 : Chromolaena odorata


Kandungan yang terdapat di dalam Sensus (Rumput Minjangan)


Rumput Minjangan (Chromolaena odorata L)
Senyawa KimiaPryrrolizidine Alkaloids
fenol
alkaloid
triterpenoid
flavonoid (eupatorin)
tanin 2.56%
Kandungan asam aminoalanine (4,03%)
arginine (4,96%)
glysine (4,61%)
lysine (2,01%)
methionine (1,58%)
cystine (1,30%)
leucine (7,01%)
valine (6,20%)
asam glutamic (9,38%)
analisa proksimat tepungprotein kasar (25,51%)
bahan kering (89,94%)
lemak kasar (1,88%)
serat kasar (11,17%)
abu (15,92%)
kandungan energi3.583,5 kkal/kg
Ca (0,14%),
P (0,42%)




EmoticonEmoticon