Selasa, 07 April 2020

Kecakapan Wajib yang Harus Dimiliki Seorang Manager Restoran

Apapun bidang usaha tempat Anda bekerja atau yang Anda tekuni, sejatinya selalu ada aturan dan pengaturan, sistem. Bukan tanpa dasar sistem itu diciptakan, karena dengan itulah sebuah bidang usaha dapat mengatur pembiayaan, sumber daya manusia, dan kegiatan lainnya.


Pelayan Restoran


Tanpanya tentu akan terjadi kekacauan ataupun tujuan yang dicita-citakan sulit tercapai. Di dunia akademisi jamak dikenal cabang ilmu manajemen. Seseorang yang berhubungan dengan regulasi dan pengaturan masuk dalam kategori seorang manajerial, salah satunya manajer.

Di bagan organisasi umumnya manajer berdiri tepat di bawah owner atau pemegang saham. ltu berarti kehadiran manajer menjadi representasi maksud dan kehendak dari owner demi mencapai tujuannya.

Secara spesifik, restoran sebagai salah satu jenis bidang usaha biasanya juga memiliki manajer. Karena pada prinsipnya dirinyalah yang memproses pengelolaan restoran secara keseluruhan. Dia bertugas merencanakan, mengorganisasikan, mengimplementasikan, dan mengawal tujuan restoran.

Seorang manajer restoran yang cakap tentu mampu menciptakan perencanaan bisnis restoran. Dia akan menyusur ke detail rencana dasar agar mencapai sukses. Perencanaan juga meliputi aspek pemasaran, pembiayaan, perencanaan keuangan, perencanaan sumber daya manusia (SDM), cashflow, serta analisa kompetitor:

Akan tetapi setidaknya seorang manajer wajib menguasai tiga aspek penting yakni SDM, keuangan, pemasaran.


Aspek Sumber Daya Manusia

Karyawan menjadi aspek penting di bidang usaha restoran. Pasalnya mereka adalah individu-individu yang bersentuhan langsung dengan pelanggan serta menjadi motor dari restoran itu sendiri. Oleh sebab itu kendalakendala seperti kemampuan. kehadiran, penampilan. sikap dan perilaku harus selalu diusahaakan oleh manajer untuk ke arah yang lebih baik

Hal yang pertama harus dilakukan seorang manajer yakni menciptakan prosedur kerja atau standar bekerja di restoran tersebut. Apakah tentang jam masuk kerja, standar pelayanan dan memasak, contoh-contoh sikap, dan terapan standar lainnya. Tentu bukan berarti standar tersebut hanya berlaku bagi karyawan saja, tetapi manajer seharusnya juga mematuhi aturan standar yang dibuat tersebut. Sehingga seorang manajer juga dapat dijadikan panutan akan standar yang diterapkan.

Untuk memaksimalkan kinerja karyawan dan atau manajer perlu dilakukan pelatihan secara berkala. Pasalnya rutinitas restoran boleh jadi membuat para karyawan atau bahkan manajer sendiri menjadi kurang inovatif.

Di sinilah pentingnya pelatihan untuk meningkatkan nilai tambah dari SDM. Tidak kalah penting yakni rewarding bagi karyawan restoran. Hal ini bisa menjadi penggerak semangat atau motivasi karyawan restoran apabila terjadi surplus atau bonus penjualan.

Buatlah rencana tentang program ini, karena akan sangat berdampak positif bagi kelangsungan bisnis restoran. Karyawan seperti halnya manusia lainnya yang juga membutuhkan penghargaan.


Aspek Keuangan

Pengelolaan anggaran juga tidak bisa dianggap remeh. Karena bermula dari pengaturan anggaranlah keuntungan bisa diraih. Layaknya menjalankan bidang usaha lain, maka bidang usaha restoran sangat rentan terhadap masalah penjualan [revenue]. harga pokok [cost], biaya Operasional (expenses), dan keuntungan (profit).

Secara spesifik, seorang manajer restoran harus mampu menganalisa dan menentukan antara pemasukan dan biaya. Dia juga harus mampu menciptakan dan membuat standar pada bahan dan bumbu yang digunakan dalam suatu sajian F&B.

Tidak kalah penting, seorang manajer juga harus mengawasi anggaran untuk mencegah pemborosan dan kehilangan. Hal itu bisa dipantau melalui pengawasan tiap bulan di pembukuan antara anggaran dengan realisasi. Oleh sebab itu di sinilah pentingnya pembukuan di restoran tiap bulan, enam bulanan, atau per tahun.


Manager Memastikan Pelayanan yang diberikan maksimal


Aspek Pemasaran

Menempati posisi seorang manajer restoran tidak bisa hanya duduk manis berpangku tangan. Dia tidak berhenti setelah urusan karyawan dan keuangan rapi. Dia akan terus mengusahakan agar restoran yang dikelolanya menjadi berkembang.

Salah satunya dengan memasarkannya melalui kanal komunikasi yang ada. Dia bisa saja memanfaatkan relasi bisnis, kenalan atau bahkan keluarga untuk mendatangkan pelanggan. Atau jalur yang lebih modern seperti menggunakan jaringan social media.

Seperti yang diketahui di zaman digital saat ini memasarkan sebuah restoran di internet merupakan hal yang wajib.

foodservicetoday

High Way To Hell


EmoticonEmoticon