Kamis, 09 April 2020

Mengapa Tokopedia Banyak Dilirik Investor Luar Negeri?

Tokopedia baru mulai menawarkan sistem lelang iklan untuk menambah pendapatannya. Polanya seperti Google AdWords, siapa yang membayar lebih besar, iklannya akan lebih sering ditampilkan di posisi atas.


Slogan Tokopedia Saja


Mengapa Tertarik dengan Tokopedia?

“Tapi, kami belum memprioritaskan untuk menarik pendapatan,” kata William CEO Tokopedia. Jika ada yang bertanya tentang banyaknya investor yang masuk ke Tokopedia, padahal nyarls belum memiliki pendapatan.

“Itu yang membuat kami kesulitan mendapatkan investor saat awal-awal,” katanya. Ia mengajak semua orang berpikir terbalik: karena belum memiliki pendapatan itulah Tokopedia mesti menarik pendanaan sebanyak-banyaknya.

Dana yang diperoleh akan dipakai untuk mengembangkan pasar sebesar-besarnya terlebih dulu. Pola itu yang dipakai Alibaba, raja marketplace asal China yang pertengahan September 2013 menawarkan saham perdana di Amerika dan meraup US$21,8 miliar (Rp261,6 triliun) serta menjadi yang terbesar di dunia.

Atas penawaran saham ke publik itu, SoftBank sebagai investor terbesar Alibaba (menguasai 34% kepemilikan) turut “berpesta” atas keuntungannya. Bahkan, seperti disebutkan dalam Indeks Bloomberg Billionaires, CEO SoftBank Masayoshi Son langsung menjadi orang terkaya di Jepang.

Yahoo yang juga memiliki saham di Alibaba pun merasakan nikmatnya laba itu. William berharap kisah sukses Alibaba bisa menjadi kisah sukses Tokopedia juga. Menurut Agus Tjandra, wakil ketua umum bidang hubungan luar negeri IDEA, harapan itu bisa saja terjadi.


Menambah Jumlah Member 

Sebab, jika Tokopedia mampu memperbanyak member-nya, secara otomatis suatu saat member itu akan saling berebut menjadi yang teratas agar gampang diketahui pengunjung. Kalau sudah begitu, member tersebut harus menjadi gold merchant dan itu potensi pendapatan bagi Tokopedia, persis seperti yang dilakukan Alibaba.

“Kalau setiap penjual mempunyai lima produk dan harus ditonjolkan semua, maka mereka juga harus membayar iklan kelima produk itu supaya lebih mudah dilihat pengunjung.”

Di China, sebagai marketplace, Alibaba menguasai pangsa pasar hingga 80% penjualan online. Padahal, populasinya 1,3 miliar. Itu berarti nilainya mengalahkan hampir semua negara di Asia. “Artinya, seberapa besar pangsa pasarnya,” kata Agus. Untuk menggenjot pangsa pasar itu, maka diperlukan investasi yang cukup besar. Investasi-investasi tersebut bisa didapatkan dari pemodal-pemodal ventura yang memahami bisnis ini karena sifatnya jangka panjang.

Jika itu bisa didapatkan dan terbukti bias menarik jumlah pengunjung dan penjual terbanyak, kata pengamat teknologi infbrmasi Andi S. Boediman, Tokopedia akan menjadi pemenang di kancah marketplace. William mengakui tidak mudah menarik investor untuk mendanai proyek jangka panjang, bahkan waktunya tidak terbatas.



Hampir Tidak ada Inventor Lokal

Sampai hari ini pun tidak ada investor lokal yang bersedia menjadi pemodal Tokopedia, kecuali penyandang dana awal, Indonusa. Namun, bagi Wilson Cuaca, CEO East Ventures, model bisnis Tokopedia sangat menarik. “Memang benar, investasi ini harus bersifat jangka panjang, tidak bisa berpikir langsung untung,”.

East Ventures bersedia menjadi salah satu investor di Tokopedia karena memahami sesuatu yang dipikirkan " William. William berobsesi membangun marketplace ini menjadi pasar dengan pengunjung dan penjual yang banyak, lantas suatu saat bisa menjadi ikon dan pencetak sejarah bagi Indonesia-seperti Alibaba di China.


Mitra Tokopedia


“Semakin , banyak investor yang masuk, sami semakin senang,” ungkap Wilson seraya menyebutkan bahwa East Ventures telah menginkubasi 40 perusahaan rintisan di Indonesia serta 90 di Jepang; dan Tokopedia merupakan yang pertama dari seluruh perusahaan rintisan yang diinkubasi East Ventures.

Managing Director Sequioa Capital India Advisors Shailendra Singh mengatakan perusahaannya cukup terkesan dengan visi William, dan konsistensinya terhadap Visi tersebut.

“Kami senang menjadi bagian dari tim Tokopedia dan investor lainnya,” ungkapnya dalam keterangan pers . Sementara itu, “Apa yang saya lakukan ini akan membawa sejarah bagi Indonesia, dan saya konsisten menjalankannya sejak awal.

Alibaba merupakan salah satu inspirasi saya, tapi saya juga belajar dari banyak orang,” kata William.



Bloombergbusinessweek

No.43 Nov 2014

Friends, Love Or Nothing


EmoticonEmoticon